Telah dilaksanakan kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Desa Tukkerto Kecamatan Deket pada tanggal 09-10 Februari 2026, kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Tukkerto dan diikuti oleh perangkat desa, relawan, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari setiap dusun.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Lamongan yang di wakilkan oleh Sekretaris BPBD Lamongan Bapak Gunawan, S.E., M.M yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mitigasi dan penanggulangan bencana. “Melalui kegiatan Destana ini, kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Kegiatan DESTANA meliputi sosialisasi kebencanaan, pemetaan risiko bencana, pembentukan dan penguatan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), serta simulasi evakuasi mandiri. Materi disampaikan oleh narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat yang memberikan pemahaman terkait langkah-langkah mitigasi, sistem peringatan dini, serta prosedur evakuasi yang tepat.
Simulasi evakuasi menjadi salah satu sesi yang paling menarik perhatian warga. Dalam simulasi tersebut, peserta mempraktikkan cara menyelamatkan diri, membantu kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak, serta melakukan koordinasi dengan tim relawan.
Dengan terselenggaranya kegiatan Destana ini, Desa Tukkerto berkomitmen untuk terus memperkuat sistem ketangguhan desa demi menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.
Salam Tangguh